Rabu, 04 Oktober 2017 - 12:13:40 WIB - Dibaca : 712 Kali
diwakili Plt. Sekda
Bupati Bengkalis Buka Pelatihan SPM
Editor: Indra - Rep: Nuratika - Foto: Astina
BENGKALIS, HUMAS- Bupati Bengkalis, Amril Mukminin diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda), H. Arianto membuka pelatihan Penyusunan Standar Pelayanana Minimal (SPM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis Tahun 2017, di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Rabu (4/10/17).
Pelatihan yang ditaja oleh Bagian Organisasi Bengkalis Ini merupakan program peningkatan kualitas pelayanana dan acuan sesuai dengan kebutuhan standar pelayanan publik, dengan mendatangkan narasumber dari Konsultan PT Gamma Persada Provinsi Riau, Helda Khasmi.
Dalam sambutannya H. Arianto mengatakan, sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Minimal, merupakan urusan pemerintahan wajib yang berhak diperoleh setiap warga negara secara minimal sesuai dengan jenis dan mutu pelayanan dasar.
Dijelaskan bahwa urusan Pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar terdiri dari 15 SPM meliputi bidang Kesehatan, Sosial, Lingkungan Hidup, Pemerintahan Dalam Negeri, Perumahan Rakyat, Layanan Terpadu bagi Perempuan dan Anak, Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera, Pendidikan Dasar, PURP, Ketenagakerjaan, Kominfo, Ketahanan Pangan, Kesenian, Perhubungan dan Bidang Penanaman Modal.
Sedangkan pembatasan jumlah SPM, tambah Arianto hanya berjumlah 6 bidang yaitu pada urusan Pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. meliputi bidang Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Pemukiman dan Ketentraman Ketertiban Umum dan Pelindungan Masyarakat.
"Dari sisi waktu pencapaian Pemerintah Daerah harus mampu mencapai tingkat cakupan yang minimal sama atau bahkan lebih cepat dibandingkan batas waktu yang telah ditentukan. Mengingat jumlah indikator terlapor dan pencapaian target Nasional dari 15 Bidang SPM masih diluar batas pencapaian" ungkap Arianto.
Di Bagian lain Arianto menambahkan, pelatihan SPM ini merupakan sarana untuk meminimalisir dalam rangka menfokuskan kebijakan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dalam memprioritaskan penggunaan belanja daerah.
"Diharapkan, pelatihan ini menjadi wadah untuk mempercepat penyerapan SPM di Daerah ini, dengan menambah pengetahuan dan pemahaman tentang peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.,"tutup Arianto.****

Berita Lainnya
553 Lulusan IAIN Datuk Laksamana Melangkah, Bagus Santoso: Jangan Takut Hadapi Tantangan
Wakil Bupati Bengkalis Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026
Doa dan Zikir Bersama Peringati HUT Ke-81 RI dan Hari Jadi Ke-69 Riau, Ikhtiar Bersama Mohon Keselamatan Bangsa dan Negara
Bupati Kasmarni Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Presisi, Perkuat Sinergi Layani Masyarakat Perbatasan
Tulis Komentar