Selasa, 22 April 2014 - WIB - Dibaca : 764 Kali
Alumni tiga SLTA yaitu Sekolah Guru Bantu (SGB), Sekolah Pendidikan Guru Negeri (SPGN) 197 dan Kolese Pendidikan Guru (KPG) Bengkalis, menggelar reuni akbar, Sabtu malam (19/4).
Diharapkan kegiatan ini akan melahirkan gagasan dalam mewujudkan Bengkalis sebagai salah satu pusat pendidikan di kawasan Sumatera.
[caption id="attachment_765" align="aligncenter" width="468"]
Sekretaris Daerah Kab. Bengkalis H. Burhanuddin menerima sekapur sirih saat menghadiri reuni alumni akbar[/caption]
Sektor pendidikan menurut Bupati menjadi salah satu skala prioritas program pembangunan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
“Hal ini telah dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2010 - 2015, dimana kita akan menjadikan pulau Bengkalis sebagai pusat kawasan pendidikan,” ujar Bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdakab Bengkalis, H. Burhanuddin.
Berbicara tentang upaya untuk menjadikan Bengkalis sebagai pusat pendidikan, Bupati mengatakan bukan semata-semata mengejar prestise.
Namun sebagai upaya membangkitkan kembali kejayaan kota Bengkalis pada masa lampau. Saat itu, anak muda dari berbagai pelosok di provinsi Riau datang ke kota Bengkalis untuk menempuh ilmu, seperti Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Guru Bantu (SGB), Sekolah Pendidikan Guru Negeri (SPGN) dan Kolese Pendidikan Guru (KPG).
Namun seiring perjalanan waktu, sambung Bupati, mulai pada tahun 80-an prediket kota pendidikan yang pernah disandang Bengkalis mulai pudar.
“Oleh karena itu, kami punya tanggungjawab besar untuk menghidupkan kembali kegemilangan kota Bengkalis sebagai pusat pendidikan,” ujarnya.
Tidak ada salahnya, menurut Bupati, saat ini Pemkab berupaya mengangkat kembali masa kejayaan dan kegemilangan kota Bengkalis sebagai kota pendidikan.
Tterlebih saat ini telah dukung dengan keberadaan fasilitas pendidikan dari tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi negeri maupun swasta.
“Alhamdulillah, pilar-pilar untuk mewujudkan cita-cita mulia ini sudah berdiri kokoh, yakni dengan keberadaan sejumlah perguruan tinggi, seperti Politeknik Negeri Bengkalis, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Kautsar, Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis dan didukung sejumlah perguruan tinggi yang ada Kecamatan Mandau,” papar Bupati.
Dikatakan, disamping melakukan pengembangan pendidikan tingkat perguruan tinggi, Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga memperluas akses pendidikan pada semua jenjang pendidikan dengan fokus utama pada penuntasan wajib belajar (wajar) 12 tahun.
Untuk menopang program wajar 12 tahun ini, Pemkab terus membangun gedung sekolah di sejumlah kecamatan.

Berita Lainnya
Pangdam I BB Instruksikan Prajurit di Lapangan Cepat Atasi Karlahut
Bupati Kunjungi Korban Rumah Terbakar, Amril Prihatin dan Berharap Korban Tetap Sabar
Amril : Layani Masyarakat Dengan Pola 3S
Bupati Amril Dapat Surprise dari Karyawan Chevron
Tulis Komentar