Selasa, 15 September 2026 - 8:35:53 WIB - Dibaca : 27 Kali

Wabup Harapkan VMTS FTIK IAIN Datuk Laksemana Harus Menjawab Tantangan Zaman dan Kebutuhan Daerah

Editor: Indra - Rep: Beby Candra - Foto: Doni Afzan
Teks foto: Wabup Dr H Bagus Santoso saat menyampaikan arahannya pada pembukaan FGD Penyusunan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Fakultas serta Program Studi Tahun 2026 khusus lingkup FTIK IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

BENGKALIS, PROKOPIM — Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso mendorong Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis menyusun Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) yang tidak sekadar menjadi dokumen akademik, melainkan mampu menjawab tantangan zaman serta kebutuhan nyata pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Fakultas serta Program Studi Tahun 2026 khusus lingkup FTIK IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, yang berlangsung di Aula Pertemuan kampus setempat, Selasa (15/9/2026).

Menurut Bagus, perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, hingga perubahan dinamika dunia kerja menuntut perguruan tinggi melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat.

"Visi bukan sekadar kalimat indah, melainkan kompas yang menentukan arah institusi sekaligus arah generasi yang ingin kita lahirkan," ujar Bagus.

Ia berharap penyusunan VMTS FTIK berpijak pada kekhasan dan potensi Kabupaten Bengkalis, antara lain kemaritiman, pertanian, perkebunan, ekonomi kerakyatan, budaya Melayu, serta kehidupan sosial-keagamaan. Perguruan tinggi, kata dia, harus hadir menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi yang relevan.

Bagus juga menekankan pentingnya menyelaraskan kompetensi akademik dengan akhlak serta nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, lulusan FTIK diharapkan tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga menjadi teladan sekaligus penggerak perubahan di lingkungannya.

"Jangan berhenti pada visi yang indah di atas kertas. Visi harus diterjemahkan menjadi program, program melahirkan kinerja, dan kinerja memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya.

Bagus mengapresiasi inisiatif FTIK menggelar FGD ini dan berharap forum tersebut melahirkan VMTS yang realistis, terukur, relevan, serta memiliki daya ungkit nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di Bengkalis.

FGD menghadirkan narasumber Guru Besar UIN Salatiga Prof. Dr. Budiyono Saputro dan Guru Besar IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Prof. Dr. H. Samsul Nizar.

Turut hadir Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Dr. Abu Anwar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama Nasrun Harahap serta Wan Muhammad Fariq, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. Decky Saputra bersama Syamsul, jajaran pimpinan FTIK, serta seluruh civitas akademika IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.


Berita Lainnya

Tulis Komentar