Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:04:01 WIB - Dibaca : 25 Kali

Bupati Kasmarni Sambut Kajati Riau dengan Prosesi Adat Melayu, Teguhkan Jati Diri Negeri Junjungan

Editor: Nurhadi - Rep: Sabariah - Foto: Sudiyo, Sumanto dan Faturrahman

BENGKALIS, PROKOPIM – Kental dengan nilai penghormatan dan filosofi budaya, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H., beserta rombongan melalui prosesi adat Melayu di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Selasa (20/10/2026).

Penyambutan ini bukan sekadar seremoni menyambut tamu kehormatan. Lebih dari itu, prosesi tersebut menjadi penegasan bahwa di tengah dinamika pembangunan dan kemajuan zaman, adat Melayu tetap menjadi identitas, marwah, sekaligus jati diri Kabupaten Bengkalis sebagai Negeri Junjungan.

Prosesi diawali dengan pengalungan kalung kehormatan oleh Bupati Kasmarni kepada Kajati Riau, didampingi Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso dan Sekretaris Daerah dr Ersan Saputra. Suasana semakin semarak dengan atraksi silat tradisional Melayu yang menyuguhkan ketangkasan, kesantunan, dan nilai-nilai luhur warisan budaya masyarakat setempat.

Gerakan sembah yang diangkat setinggi dahi menjadi simbol penghormatan kepada tamu, sedangkan rangkaian gerak silat yang tegas mencerminkan ketangkasan, kesiapsiagaan, dan filosofi perlindungan. Perpaduan tradisi tersebut memperlihatkan bahwa adat Melayu tidak hanya hidup dalam simbol dan upacara, tetapi juga menyimpan nilai-nilai yang diwariskan lintas generasi.

Bupati Kasmarni menempatkan pelestarian adat dan budaya sebagai bagian penting dalam menjaga identitas daerah. Sebab, kemajuan sebuah daerah tidak semata-mata diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuannya merawat akar budaya serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

Bagi Kabupaten Bengkalis, adat Melayu merupakan perekat sosial yang mengajarkan kesantunan, persaudaraan, penghormatan, dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam membangun hubungan harmonis, baik di tengah masyarakat maupun dalam memperkuat hubungan antarlembaga.

Kehadiran Kajati Riau beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Kasmarni bersama Wakil Bupati Bagus Santoso, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis, unsur peradilan, serta tokoh adat Melayu.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kejaksaan Tinggi Riau, dan Kejaksaan Negeri Bengkalis. Sinergi antarlembaga diharapkan terus terbangun dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik, penegakan hukum, serta pembangunan daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Adat dijunjung, marwah dipelihara, sinergi diperkuat. Semangat inilah yang tercermin dalam penyambutan Kajati Riau di Negeri Junjungan. Bengkalis tidak hanya membuka pintu bagi tamu kehormatan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan tradisi yang menjadi kebanggaan masyarakat Melayu.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana beserta jajaran, di antaranya Asisten Pengawasan Kejati Riau Dwi Astuti Beniyati, Asisten Pembinaan Dr. Poprizal, Asisten Pidana Militer Kolonel Chk. Muhammad Irham Djannantung, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Jerniaty, serta Kepala Bagian Tata Usaha Muhammad Taufik Akbar.

Dari Kabupaten Bengkalis turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Ade Indrawan, Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto, Kasdim 0303/Bengkalis Mayor Inf Suratno, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis Leny Lasminar, Wakil Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Mumu Mu’min Muktasidin, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, Ketua Umum MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Ilham Noer serta undangan lainnya.

Melalui penyambutan bernuansa adat ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menegaskan komitmennya menjaga warisan budaya Melayu sekaligus membangun hubungan kelembagaan yang harmonis demi terwujudnya Bengkalis yang bermarwah, maju, dan sejahtera.


Berita Lainnya

Tulis Komentar