Jumat, 08 Februari 2019 - 15:38:10 WIB - Dibaca : 839 Kali

Buka Sosialisasi APSAI:

Bupati Bengkalis Harap Perusahaan Dapat Ciptakan Program Kegiatan Untuk Anak

Editor: Yeni Mayasari - Rep: Tim Humas - Foto: Tim Humas
Teks foto: Sekretaris Daerah Bengkalis saat menyerahkan cenderamata kepada Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Lenny N. Rosalin

BENGKALIS, HUMAS – Usai menyaksikan Pengukuhan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Bengkalis, Bupati Bengkalis Amril Mukminin diwakili Sekretaris Daerah Bengkalis membuka secara resmi Sosialisasi APSAI Kabupaten Bengkalis, di aula lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Jum’at (8/2/2019).

Adapun materi dalam sosialisasi tersebut dipaparkan langsung oleh Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Lenny N. Rosalin.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Bengkalis saat membacakan sambutan tertulis Bupati Bengkalis berharap dengan terbentuknya APSAI di Kabupaten Bengkalis ini mampu mewujudkan bentuk kepedulian terhadap anak yang semakin baik.

“Sehingga tujuan apsai untuk mengajak semua dunia usaha, baik perusahaan besar maupun kecil bersama sama melindungi, memenuhi kebutuhan dan hak anak dapat terpenuhi dan terealisasikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bustami juga menginginkan adanya sinergitas yang tercapai antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak.

Selain pemerintah dan masyarakat, dunia usaha juga harus memberikan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung kepada anak. Oleh karena itu, dukungan perusahaan untuk menjadi layak anak, karena sebuah perusahaan bisa disebut layak anak, paling tidak harus mempunyai kebijakan, produk, dan program yang ramah terhadap anak.

Disamping itu, lanjut Plt Inspektur Kabupaten Bengkalis tersebut, perusahaan yang terlibat dalam program-program kegiatan yang mendukung tumbuh kembang dan perlindungan anak ini, hendaknya dapat menyediakan pojok asi, tempat penitipan anak  serta memberikan dispensasi waktu bagi karyawati yang memiliki bayi di bawah usia 6 bulan untuk memberikan asi eksklusif kepada bayinya.

“Dan yang tak kalah pentingnya pula perusahaan diharapkan untuk dapat menyediakan produk yang aman bagi anak, baik produk makanan yang tidak membahayakan kesehatan anak, dan juga produk mainan yang aman, mendidik, dan tidak mengandung kekerasan bagi anak,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Tumbuh Kembang Anak dalam paparan menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar kiranya mampu membuat program khusus kepada anak-anak, baik dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, ataupun Kabupaten.

“Hal tersebut merupakan salah satu hal yang positif untuk menjadikan anak-anak lebih baik. Selain itu, Perusahaan juga harus mengambil peran dalam hal pemberdayaan anak tersebut serta harus bertanggung jawab terhadap anak-anak dilingkungan perusahaan,” tuturnya.

Setelah membacakan sambutany, Ketua LAM Riau Kabupaten Bengkalis H. Zainuddin Yusuf dan Sekretaris Daerah Bengkalis juga menyerahkan cenderamata serta memasangkan tanjak dan selendang kepada Ketua Umum APSAI Pusat Luhur Budijarso, dan Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Lenny N. Rosalin.


Berita Lainnya

Tulis Komentar