Senin, 12 Oktober 2026 - 18:46:13 WIB - Dibaca : 51 Kali

Kasmarni Hadiri Hari Jadi Siak Ke-27, Serukan Harmoni Melayu dan Perkuat Sinergi Antar Daerah

Editor: Indra - Rep: Halimatussa’diah - Foto: Khairuddin
Teks foto: Bupati Bengkalis Hj Kasmarni duduk bersama Bupati Siak dan jajaran dalam suasana silaturahmi pada rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27.

SIAK, PROKOPIM – Semangat kebersamaan, persaudaraan, dan pelestarian budaya Melayu mewarnai Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27 yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Siak. Bupati Bengkalis, Kasmarni, turut hadir dalam rapat paripurna yang mengusung tema “Siak Harmoni Melayu Lestari” tersebut.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Siak, Indra Gunawan, serta dihadiri Bupati Siak Afni Z, Wakil Bupati Siak Syamsurizal, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Siak.

Kehadiran Bupati Bengkalis dalam momentum istimewa tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan menjaga hubungan baik antarpemerintah daerah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Provinsi Riau yang maju dengan tetap berpegang pada nilai-nilai budaya Melayu.

Bupati Bengkalis Hj Kasmarni menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-27 kepada Pemerintah Kabupaten Siak dan seluruh masyarakatnya. Ia berharap, bertambahnya usia Kabupaten Siak menjadi momentum untuk terus meningkatkan pembangunan, memperkuat persatuan, serta menghadirkan kesejahteraan yang semakin baik bagi masyarakat.

“Selamat Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak. Semoga Kabupaten Siak semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan seluruh elemen daerah senantiasa diberikan kekuatan untuk melanjutkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hj Kasmarni.

Menurutnya, tema “Siak Harmoni Melayu Lestari” memiliki makna penting, karena kemajuan suatu daerah perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu.

Budaya Melayu, lanjutnya, bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Riau, tetapi juga merupakan fondasi kehidupan yang mengajarkan nilai kesantunan, persaudaraan, musyawarah, dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut perlu terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi muda agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Bagi kita di Provinsi Riau, budaya Melayu merupakan pemersatu yang memiliki nilai sejarah dan filosofi yang kuat. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya, sekaligus menjadikannya sebagai landasan dalam membangun daerah yang harmonis, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kasmarni juga berharap, hubungan silaturahmi dan sinergi antara Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak dapat terus terpelihara dengan baik. Menurutnya, kebersamaan antardaerah merupakan salah satu modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan daerah tentu membutuhkan kebersamaan, komunikasi, dan kolaborasi. Dengan semangat persaudaraan dan saling mendukung, kita berharap setiap daerah dapat terus berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki, tanpa meninggalkan jati diri dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan kita bersama,” tambah Hj Kasmarni.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Arif Eka Saputra, Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Roni Rahmat, serta Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji.

Hadir pula mantan Gubernur Riau Wan Abu Bakar dan H. Syamsuar, mantan Bupati Siak H. Alfedri, mantan Wakil Bupati Siak Husni Merza, serta Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin serta para Tokoh Masyarakat, Ketua Ormas, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita di Kabupaten Siak.


Berita Lainnya

Tulis Komentar