Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:56:20 WIB - Dibaca : 52 Kali

Bupati Bengkalis Apresiasi PLN, Program Bakau Lestari Dukung Pelestarian Pesisir

Editor: Indra - Rep: Sumanto - Foto: Khairuddin
Teks foto: Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Andris Wasono bersama General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng Achmadi Abbas dan para pemangku kepentingan saat serah terima Program TJSL PLN Bakau Lestari di kawasan Mangrove Paghet Segagah,

BENGKALIS, PROKOPIM – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Andris Wasono, menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk PLN Bakau Lestari, yang mendukung pelestarian ekosistem mangrove sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan serah terima Program TJSL PLN Bakau Lestari yang dilaksanakan di kawasan Mangrove Paghet Segagah, Desa Kelapa Pati, Kecamatan Bengkalis, Kamis (15/10/2026).

Dalam sambutan Bupati Bengkalis yang dibacakan Andris Wasono, disebutkan bahwa program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui program Bengkalis Lestari yang telah direncanakan secara terencana dalam rencana aksi daerah.

Sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemulihan ekosistem mangrove, mencegah abrasi pantai, serta memastikan pelestarian lingkungan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Bengkalis Lestari bukan sekadar cita-cita, melainkan komitmen bersama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata, kolaborasi, dan keberlanjutan," ungkapnya.

Program PLN Bakau Lestari tidak hanya sebatas penanaman mangrove dan pembangunan fasilitas ekowisata, melainkan juga investasi jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan, melindungi masyarakat pesisir dari abrasi, meningkatkan penyerapan karbon, serta membuka peluang ekonomi produktif bagi masyarakat.

Bagi Kabupaten Bengkalis yang memiliki kawasan pesisir dengan tingkat kerentanan lingkungan, keberadaan mangrove memiliki nilai strategis. Selain berfungsi sebagai benteng alami pelindung pantai, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota, penopang keseimbangan ekosistem, dan sumber penghidupan masyarakat pesisir.

"Menjaga mangrove berarti menjaga masa depan. Merawat pesisir berarti melindungi kehidupan dan kesejahteraan generasi mendatang," tegasnya.

Bupati berharap program ini tidak berhenti pada serah terima semata, tetapi terus dirawat dan dikembangkan agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan. Kepada pengurus Mangrove Paghet Segagah, ia berpesan agar fasilitas yang dibangun — seperti gapura, jalur tracking, rumah bibit, pondok pancing, dan sekretariat dapat dikelola secara optimal.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi daya tarik wisata berbasis lingkungan sekaligus membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Selain itu, seluruh pemangku kepentingan diajak bersama-sama menjaga fasilitas, merawat tanaman mangrove, dan menjadikan kawasan ini sebagai ruang edukasi, konservasi, dan pengembangan ekonomi lokal.

Bupati juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara PLN, pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dunia pendidikan, dan masyarakat. Pembangunan berkelanjutan membutuhkan kepedulian, kolaborasi, dan komitmen bersama dari seluruh pihak.

"Jangan biarkan mangrove hanya tumbuh, tetapi pastikan manfaatnya juga tumbuh. Jangan biarkan fasilitas hanya berdiri, tetapi pastikan ekonomi masyarakat ikut berkembang," pesannya.

Kehadiran Program PLN Bakau Lestari di kawasan Mangrove Paghet Segagah diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pelestarian lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat pesisir.

Kegiatan ini turut dihadiri General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng Achmadi Abbas beserta jajaran, Direktur Koalisi Air Rakyat Khaidir, Camat Bengkalis Rafli Kurniawan, Kepala Desa Kelapa Pati, jajaran pengurus Mangrove Paghet Segagah, serta tokoh masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya.


Berita Lainnya

Tulis Komentar