Senin, 02 November 2026 - 10:47:23 WIB - Dibaca : 21 Kali

Buka Sosialisasi Strategi Pemasaran Event, Pemerintah Dorong UMKM Bengkalis Go‑Nasional‑Global

Editor: Indra - Rep: Halimatussa’diah - Foto: Muhammad Iqbal
Teks foto: Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri saat menyampaikan arahannya pada Sosialisasi Strategi Promosi dan Pemasaran Event Daerah di Aula Hotel Twin Bengkalis.

BENGKALIS, PROKOPIM – Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus memperkuat strategi promosi dan pemasaran event daerah untuk memperkenalkan potensi pariwisata lokal, memperluas jangkauan pasar produk unggulan, serta meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat.

Melalui promosi yang kreatif, inovatif, dan tepat sasaran, kekayaan alam, bahari, budaya, kuliner, dan kreativitas masyarakat Bengkalis diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan serta menembus pasar nasional hingga internasional.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Johansyah Syafri, dalam Sosialisasi Strategi Promosi dan Pemasaran Event Daerah, di Aula Hotel Twin Bengkalis, Senin (2‑11‑2026).

Johan menegaskan Kabupaten Bengkalis memiliki beragam potensi wisata dan event unggulan yang dapat dikembangkan. Dengan perencanaan dan strategi pemasaran yang tepat, potensi tersebut tidak hanya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha, memperluas lapangan kerja, serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

"Melalui sosialisasi ini, para peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam menyusun promosi yang lebih kreatif, menetapkan target pasar yang terukur, serta mengemas event daerah agar semakin menarik dan berdaya saing. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci penguatan promosi destinasi wisata dan pemasaran produk unggulan lokal," harqp Johan.

Kemudian Anggota DPR‑RI Komisi VII Fraksi PKS, H. Hendri Munief,, menyampaikan pengembangan pariwisata daerah membutuhkan kerja sama erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perangkat daerah, dan anggota legislatif.

Usulan dari kepala daerah dan perangkat daerah perlu disampaikan secara terarah agar potensi daerah dapat diperjuangkan di tingkat pusat, dikawal dukungan legislatif, dan ditindaklanjuti dengan program yang sesuai kebutuhan daerah. Menurutnya, kolaborasi berkelanjutan akan mengoptimalkan potensi pariwisata dan sektor ekonomi lainnya agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan bermanfaat luas bagi masyarakat, pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Bengkalis Zahraini menyoroti potensi UMKM lokal, terutama usaha kreatif yang digerakkan kaum perempuan. Produk seperti rendang dan sirup berbahan tanaman kedabu dari kawasan pantai dinilai memiliki peluang pasar yang menjanjikan, terlebih beberapa produk lokal telah mendapat pengakuan nasional.

Meski begitu, ia menilai pelaku UMKM masih membutuhkan dukungan di bidang permodalan, pemasaran, dan pengembangan usaha agar dapat meningkatkan produksi, menyerap tenaga kerja, serta menembus pasar nasional hingga internasional. Penguatan UMKM juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Zahraini juga mendorong keterlibatan UMKM dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan wisata Pantai Selat Baru agar sektor pariwisata, perindustrian, koperasi, dan UMKM berkembang berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri Anggota DPR‑RI Komisi VII Fraksi PKS H. Hendri Munief, mantan Anggota DPR‑RI Anita Sari, Anggota DPRD Bengkalis Zahraini, narasumber Abdurahman dan Muhammad Faturahman dari Komisi VII Fraksi PKS DPR‑RI, Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Kabupaten Bengkalis Alwizar, serta para pelaku UMKM. Di akhir acara, para peserta menyaksikan tayangan video singkat dan mengadakan sesi foto bersama.


Berita Lainnya

Tulis Komentar